facebook twitter
 
home » news

26 November 2017: IR2
Dibuat : 26/11/2017 03:02:59

SAATNYA UNTUK DIPULIHKAN

Pdm. Ari Kiswanto

Ibadah Raya II – Pkl. 09.00 WIB – 26 November 2017

 

Saat untuk dipulihkan berbicara mengenai mengubah pola pikir kita. Anda tidak dapat mengubah masa lalu tetapi anda dapat mengubah masa yang akan datang. Bagaimana caranya? à LEBIH DEKAT PADA YESUS.

Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu." (Mrk. 11:25)

Tuhan berkata jika kita berdoa maka hal yang pertama yang dilakukan adalah mengampuni. Yang pertama minta maaf adalah pemberani. Yang pertama untuk mengampuni adalah yang terkuat. Yang pertama untuk melupakan adalah yang penuh sukacita. Pria mudah melupakan tetapi tidak pernah memaafkan sedangkan wanita mudah memaafkan tetapi tidak pernah melupakan. Bisakah kita memaafkan, mengampuni, melupakan & tetap mengasihi satu sama lain? Betapa benarnya kalimat berikut sakiti aku dengan kebenaran, tetapi jangan membuatku nyaman dengan kebohongan. Hidup apa adanya: no jaim, no gengsi, no sotoy, no baper. Saat kita jaim, gengsi, sotoy & baper maka sulit bagi kita untuk mengampuni. Jangan berubah agar orang lain menyukaimu. Jadilah dirimu & orang yg benar akan mengasihi engkau yang sebenarnya. Firman Tuhan dengan jelas mengatakan:

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! (2 Tim. 3:1-5)

SEBELUM PIKIRAN KITA DIPENUHI DENGAN KEKHAWATIRAN, CARILAH TUHAN TERLEBIH DAHULU!

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. (Mrk. 1:35)

Lebih dekat dengan Tuhan:

1.       Prioritas ; Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu. (Maz. 119:147) Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat. 6:33)

Kamus Alkitab dari L.A.I, kebenaran Allah ialah usaha-Nya untuk membenarkan dan menyelamatkan orang-orang berdosa, sehingga mereka menjadi orang-orang yang benar, artinya BERADA DALAM HUBUNGAN YANG SEHARUSNYA DENGAN ALLAH. Sudahkah kita memprioritaskan Tuhan dan memiliki hubungan yang seharusnya dengan Tuhan?

2.       Ketetapan Hati ; Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan. Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu. Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.

(Mrk. 1:32-34)

Yesus adalah seorang yang berpegang teguh pada komitmen, melakukan apa yang DIA katakan.

3.       Disiplin ; Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. (1 Kor. 9:24-25)

Tetap menyelesaikan pertandingan dan persoalan yang ada dengan baik. Disiplin dalam

4.       Ketidaknyamanan

Tidak ada yang salah dengan kenyamanan. Percayalah Tuhan menghendaki kita untuk menjadi nyaman. Tetapi kita banyak belajar lebih, dari keadaan atau situasi ketidaknyamanan.

5.       Jauh dari Gangguan

Memiliki waktu dan tempat yang privasi/pribadi dengan Tuhan.

6.       Ketaatan untuk Berdoa

Memiliki kehidupan doa yang terus menerus, taat melakukan bagian kita yaitu berdoa seperti yang Yesus lakukan.

Yang hidupnya dekat dengan Tuhan maka akan mengalami pemulihan.

dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. (2 Taw. 7:14)

Ada tugas pokok yang harus kita lakukan sesuai dengan visi dari gembala sidang kita Pak Niko: 1. Harus membuat banyak orang yang tidak percaya menjadi percaya; 2. Membuat banyak orang Kristen yang hidupnya tidak sesuai Firman Tuhan menjadi bertobat.; 3. Harus membuat hati bapa berbalik kepada anaknya dan anaknya berbalik kepada bapaknya.

Godaan dan perjuangan adalah bagian dari kehidupan orang Kristen. Tetapkanlah hatimu untuk melawan dan lebih mendekatlah kepada Tuhan. Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, (2 Tim. 3:12)

Karena apa yang menjadi kesukaan? Hidup dalam kebenaran Tuhan. Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran. (3 Yoh. 1:4)

Amin! God Bless You