facebook twitter
 
home » news

26 November 2017: IMPACT
Dibuat : 26/11/2017 08:42:11

MENJADI RAJAWALI

Coach Yohanes G. Pauly

                                                       Impact - Pkl. 14.00 WIB – 26 November 2017

 

Bagaimana menjadi rajawali di pekerjaan, keluarga dan pelayanan kita??

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes. 40:31)

Burung rajawali atau disebut juga elang, memiliki keunggulan yang cukup signifikan dibanding dengan burung-burung yang lain. Keunggulannya inilah yang membedakan rajawali dengan burung-burung yang lain. Saat ini kita akan belajar mengenai keunggulan burung rajawali sehingga kita bisa menjadi rajawali di bidang pekerjaan, keluarga dan pelayanan kita:

 

1.       Burung Rajawali Terbang Sangat Tinggi

Burung Rajawali terbang sangat tinggi kira-kira 3000 meter di atas permukaan air. Burung rajawali memiliki kekuatan terbang sangat tinggi dibandingkan dengan burung-burung yang lain. Jika kita ingin menjadi rajawali maka kita juga harus memiliki kekuatan terbang yang sangat tinggi. Allah kita adalah Allah yang sungguh luar biasa, sebagai anak Tuhan kita hendaknya juga menjadi anak Tuhan yang luar biasa. Kita harus terbang lebih tinggi dari orang lain. Di bidang pekerjaan kita harus menjadi orang yang bisa dipercaya menjadi rajawali yang terbang tinggi. Mungkin dahulu hidup kita berada dalam tingkat yang rendah namun ketika kita mau berubah dan percaya kepada Tuhan maka kita sanggup menjadi rajawali. Oleh karena itu, tanyakan kepada diri kita sendiri apakah kita percaya kita bisa terbang tinggi? Jika kita ingin hidup seperti rajawali maka kita harus terbang tinggi, dan terbang tinggi dengan mengandalkan Tuhan.

 

2.       Burung Rajawali adalah Burung yang Kuat

Jika kita ingin menjadi seperti rajawali maka kita harus terbang melewati badai. Burung rajawali adalah burung yang sanggup melewati badai dibandingkan dengan burung-burung yang lain. Apabila saat badai datang menerpa hidup kita dan kita tidak kuat melewatinya bahkan hanya mengalir saja, maka kita seperti burung kecil yang akan mati saat badai datang. Rahasia melewati badai adalah ada secercah matahari saat kita sudah melewati badai, ada secercah harapan yang menanti kita. Badai dan ujian justru harus membuat kita menjadi pribadi yang sangat kuat, karena saat kita berusaha untuk melewati badai kita akan mengerahkan kekuatan kita dengan maksimal dan optimal sampai badai itu kita lewati. Kekuatan akan kita dapatkan ketika kita mencari Tuhan. Tuhan yang kita cari sanggup memberikan kekuatan dan perlindunganNya bagi kita.

 

3.       Burung Rajawali Hidup Sangat Lama

Burung rajawali pada saat sudah berumur dalam kategori yang tua (kurang lebih 30 tahun), dia akan terbang tinggi dan tinggal di atas gunung yang tinggi, kemudian dia akan mencabuti bulu-bulunya dan mengetukkan paruhnya ke batu hingga patah. Bulu-bulu yang dicabuti tersebut kemudian akan berganti dengan tumbuhnya bulu-bulu yang baru, paruh yang patah akan berganti dengan paruh yang baru, dengan berdiam sebentar kemudian rajawali tersebut akan berubah menjadi kuat kembali dan hidup 30 tahun lagi. Bagaimana dengan kita? Apakah ketika kita berada dalam situasi yang tidak baik bahkan sangat buruk, berada dalam pergumulan hidup yang luar biasa apakah kita mau berusaha untuk instropeksi diri dan berubah menjadi pribadi yang baru. Cabut bulu-bulu dan paruh yang patah berarti meninggalkan sifat dan karakter yang buruk sehingga kita menjadi manusia yang baru. Kita kembalikan kepada Tuhan dan kebenaranNya, saat kita mengandalkan Tuhan maka kita akan diberitahukan mana yang harus berubah.

 

Tuhan menghendaki setiap anakNya menjadi lebih dari pemenang, menjadi kepala dan bukan ekor. Dunia boleh dalam kondisi yang buruk bahkan kondisinya membuat kita tidak bisa menjadi rajawali, namun percaya kepada Tuhan, Tuhan menciptakan kita sebagai pemenang, menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, jangan terpengaruh oleh kondisi dunia tapi andalkan Tuhan dan jadilah seperti rajawali. Ketika kita sebagai rajawali lahir di kandang ayam, maka jangan biarkan kita menjadi ayam, tetapi tetaplah menjadi rajawali.

Tuhan adalah segalanya, dari Dia segala sesuatu dan untuk Dia segala kemuliaan. Mari menjadi rajawali-rajawali yang bisa terbang sangat tinggi dengan kekuatan yang besar dan memiliki daya tahan yang kuat dan lama. Menjadi rajawali dengan mengandalkan Tuhan, sebab kekuatan kita berasal dari Tuhan dan perlindunganNya ada bagi kita, mau mengalami pembaharuan dalam sifat dan karakter semakin diubahkan menjadi pribadi yang baru dan berkenan kepada Tuhan agar kita bisa masuk ke surga yang kekal.

Amin! God Bless You