facebook twitter
 
home » news

3 Desember 2017: IR 2
Dibuat : 03/12/2017 03:27:25

STRUGGLE - PERGUMULAN HIDUP

Pdt. Agus Lutan

Ibadah Raya II – Pkl. 09.00 WIB – 3 Desember 2017

 

Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: "Penindasan!" tetapi tidak Kautolong? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi. Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik. (Hab. 1:2-4)

Dalam perjalanan hidup sebagai orang Kristen, kita pasti pernah mengalami saat-saat dimana kita bergumul dengan iman, menjadi ragu dan bimbang dalam iman kita. Kapan hal itu akan terjadi? Ketika kita mengalami hal-hal buruk: ketika sudah berdoa dalam waktu yang lama dan tidak dijawab oleh Tuhan, sama seperti yang dialami oleh Habakuk, dia berseru dan menjerit kepada Tuhan namun Tuhan seolah-olah tidak melakukan apa-apa; Hidup kita mengalami penurunan bukannya peningkatan, seolah-olah beban hidup semakin hari semakin berat; kekecewaan hidup ketika apa yang kita harapkan/impikan bertolak belakang dengan realitas hidup yang terjadi.

Saat pergumulan kita hadapi pertanyaan yang sering muncul adalah kenapa Tuhan dan berapa lama hal ini harus terjadi? Ketika Pergumulan berat tersebut terjadi maka goncangan terhadap iman akan kita alami, sepertinya keadilan sudah tidak ada lagi. Namun, yang perlu kita ketahui adalah bahwa pergumulan dan aniaya itu real dan ada, tidak selamanya hidup itu menyenangkan, pasti akan ada pergumulan dan aniaya yang harus kita alami. Anak-anak pernah mengalami kekecewaan, gereja Tuhan juga mengalami aniaya, maka orang Kristen pun juga mengalami aniaya. Ayat dalam alkitab lebih banyak dibandingkan ayat mengenai berkat Tuhan. Mengetahui hal ini apakah anda takut? Tuhan tidak pernah berjanji langit selalu biru, hidup selalu indah tapi DIA berjanji bahwa DIA akan selalu menyertai.

Apa yang menyebabkan kita mengalami pergumulan?

1.       Mempunyai Konsep yang Salah

Kita memiliki Konsep/persepsi yang salah, kita berpikir bahwa Tuhan akan selalu menjawab setiap tuntutan kita. Tuhan bukan Tuhan yang selalu menyediakan jawaban atas setiap tuntutan kita. Kita selalu menempatkan Tuhan seperti yang kita mau, yang melakukan segala sesuatu seperti yang kita mau, dan yang kita lakukan hanya berdoa. Tuhan yang mengendalikan hidup kita dan bukan kita yang mengendalikan Tuhan, jadi bukan seperti apa yang kita mau melainkan seperti yang Tuhan mau. Tuhan ada bukan untuk melayani kita, tetapi kita ada untuk melayani Tuhan.

Apa yang kita lakukan saat kita menghadapi pergumulan? Tetap terus percaya bahwa Tuhan adalah kasih. Kasih Tuhan tidak pernah berubah, kasih manusia sering berubah namun kasih Tuhan tidak pernah berubah untuk selama-lamanya; Kasih Tuhan tidak pernah berhenti; Kasih Tuhan tidak pernah gagal, jika kasih Tuhan bekerja maka hal yang buruk sekalipun pasti kasihNya akan selalu mengubahkan.

Mungkin saat ini kita merasa dalam pergumulan yang kita alami, Tuhan diam saja, tidak melakukan apa-apa, seolah-olah tidak mendengarkan dan menjawab doa kita, namun tetaplah percaya kepada Tuhan karena TUHAN MENGASIHI KITA, apa yang kita alami selalu ada dalam kendalinya Tuhan, semua yang terjadi merupakan misteri ilahi, jadi lakukan saja bagian kita yang terbaik dan tetap percaya kepadaNya sebab kasih Tuhan selalu ada dan menyertai kita.

Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? (Rom. 8:35)

Tidak da yang dapat memisahkan kita dari KASIH Tuhan. Tuhan ijinkan segala sesuatu terjadi karena Tuhan punya rencana yang luar biasa atas hidup setiap kita. Kasih tidak berarti selalu memberi, namun segala sesuatu yang dari Tuhan adalah yang terbaik. Tuhan menjawab doa kita: iya, tunggu dan tidak, apapun jawaban doa yang dari Tuhan merupakan jawaban yang terbaik atas setap doa kita. Orang yang dikasihi Tuhan juga akan dihajar Tuhan, yang perlu kita ingat adalah bahwa semuanya untuk mendatangkan kebaikan. Mari menjadi pribadi yang dewasa, menerima segalanya sebagi proses untuk mendewasakan kita.

2.       Hidup ini adalah Misteri Tuhan

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. (Yes. 55:8-9)

Apa yang terjadi dalam hidup kita adalah misterinya Tuhan. Kita tidak dapat menyelami pikiranNya Tuhan, kita tidak tahu dan mengerti semua yang terjadi, namun yang perlu kita ketahui adalah rencana dan rancangan Tuhan adalah rencana dan rancangan yang terbaik, DIA tidak akan pernah gagal. ada Tuhan dibalik segala sesuatu yang terjadi, sekalipun tidak baik dan tidak menyenangkan menurut kita namun semua akan mendatangkan kebaikan. Maka, TETAPLAH PERCAYA!

Iman itu melihat yang belum kelihatan, dari yang tidak ada menjadi ada. Kita bisa saja tidak melihat Tuhan sedang bekerja dan tidak merasakan Tuhan bekerja tetapi, percayalah bahwa DIA selalu ada, bekerja dan merancangkan segala yang terbaik, semuanya mendatangkan kebaikan dan menjadikan kita pribadi yang dewasa rohani.

Amin! God Bless You