facebook twitter
 
home » news

31 Desember 2017: IR5
Dibuat : 07/01/2018 01:27:54

MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL                         

Pdm. Stevan Djayasaputera, SE,CBC

Ibadah Raya V   – Pkl. 16.30 WIB – 31 Desember 2017

 

Tahun mujizat penuaian visi yang Tuhan berikan tahun 2017, pasti akan terjadi, syarat kita harus percaya dan bertindak serta siap bayar harga, jangan hidup dalam kesombongan, karena kesombongan akan menghalangi mujizat Tuhan. Gereja Tuhan harus bisa menangkap panggilan dari Tuhan, sehingga hidup kita dituntun oleh visi Tuhan. Setiap kita secara pribadi atau dalam gereja dipanggil secara khusus oleh Tuhan menjadi umat yang layak. Ada tahapan umat yang layak, dari yang tidak percaya kepada Tuhan menjadi percaya kepada Tuhan, dari pikiran orang berdosa berbalik kepada pikiran orang benar, hati bapak berbalik kepada anak-anaknya, artinya terjadinya pemulihan keluarga. Masuk tahun 2018 setiap keluarga terutama kepala keluarga harus mempersiapkan keluarganya sebagai umat yang layak, dengan hidup penuh Roh Kudus, maka kehidupan kita akan dipimpin oleh Tuhan menjadi umat yang layak.

 

Dalam setiap akhir tahun kita senantiasa mencoba untuk membuat evaluasi kehidupan kita, apa yang sudah kita lakukan, bagaimana dengan janji-janji Tuhan. Memasuki tahun baru kita mencoba menyusun rencana-rencana yang lebih baik dari pada tahun yang lalu. Mengucap syukur merupakan hal yang harus kita lakukan karena hal-hal baik yang Tuhan sudah berikan dalam  kehidupan kita. Pujian pengagungan kepada Tuhan untuk segala kebaikan-Nya yang kita lakukan merupakan sikap dan cara yang berkenan serta menyukakan hati Tuhan.

 

Mengucap syukur saat kita dalam keadaan baik menyenangkan hati Tuhan, tetapi bagaimana dengan mereka yang dalam keadaan tidak baik, banyak masalah, tekanan dan persoalan dalam hidupnya? Jika mengucap syukur yang kita lakukan dalam keadaan tidak baik, itu sebagai persembahan/korban yang harum dihadapan Tuhan.

 

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”(1 Tes. 5:18)

 

Bagaimana Agar Kita Dapat Mengucap Syukur Dalam Segala Hal ?

1.       Fokus kepada apa yang Saudara miliki dan bukan apa yang Saudara ingini

Mengucap syukur dengan belajar apa yang kita miliki, harus menjadi gaya hidup orang percaya jika kita bisa mempersembahkan persembahan yang harum dihadapan Tuhan. Karena banyak orang yang tidak bisa mengucap syukur karena apa yang diingini tidak didapatkan. Fokuslah dengan apa yang Anda miliki!

 

2.       Jangan banding-bandingkan hidup Saudara dengan Orang lain atau sesuatu yang orang lain miliki

Sebuah pepatah mengatakan rumput tetangga lebih hijau dari milik kita, padahal kita tidak tahu apa yang sebenarnya tetangga alami. Karena itu jangan fokus lihat apa yang dipunya orang lain, melainkan harus bisa mensyukuri apa yang Tuhan berikan dan percayakan pada saat ini. Jika kita tidak membanding-bandingkan maka kita akan  mengalami damai sejahtera dan sukacita. Tuhan yang mendatangkan sukacita dan damai sejahtera dengan berkat-berkat yang disediakan bagi hidup kita. “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,”(Fil.3:13). Paulus mengajarkan kepada kita supaya melupakan apa yang ada dibelakang kita dengan cara mengucap syukur. Tetapi hidup kita harus diarahkan kepada apa yang didepan kita, didepan kita adalah Visi, janji-janji Tuhan. Langkah yang harus kita lakukan adalah dengar suara Tuhan maka kita akan mendapatkan tuntunan visi Tuhan, pegang janji-janji Tuhan. Ketika kita mendapatkan janji Tuhan, ada tujuan dan rencana-Nya yaitu supaya kita menjadi saksi Tuhan. Pegang janji Tuhan : “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.”(Maz. 12:7-8). Janji Tuhan itu murni, perlu mengalami proses untuk tergenapi, karena siapkan diri untuk masuk proses Tuhan. Firman Tuhan katakan sekalipun sukar, bersama Tuhan akan memberikan kekuatan “Berkatalah Elia: "Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi."(2 Raj. 2:10).

 

Mengucap syukur dalam segala hal harus kita lakukan dalam mengakhiri tahun ini, apapun yang kita alami baik atau tidak baik, senang atau tidak senang. Percaya bahwa ketika kita fokus kepada apa yang Tuhan berikan dalam hidup kita bukan apa yang kita ingini serta jangan banding-bandingkan hidupmu dengan orang lain, maka Tuhan akan memberikan janji-janji-Nya untuk digenapi-Nya. Masuk tahun 2018 pegang janji Tuhan dan percayai. Hiduplah dalam janji-janji-Nya maka ada dalam perkenanan Tuhan. Amin…

Amin! God Bless You