facebook twitter
 
home » news

18 JUNI 2017 IR 4
Dibuat : 18/06/2017 08:23:49

Raising Up the Standard

Pdt. Daniel W. Pradhana

Ibadah Impact – Pkl. 14.00 WIB – 18 Juni 2017

Yesaya 59:19

Maka orang akan takut kepada nama TUHAN di tempat matahari terbenam y  dan kepada kemuliaan-Nya z  di tempat matahari terbit, a  sebab Ia akan datang seperti arus dari tempat yang sempit, yang didorong oleh nafas b  TUHAN.

Isaiah 59:19

19 So shall they fear the name of the Lord from the west, and his glory from the rising of the sun. When the enemy shall come in like a flood, the Spirit of the Lord shall lift up a standard against him.

 

Dalam Yesaya 59:19 terjemahan bahasa Inggris, dinyatakan ketika musuh datang seperti banjir, Roh Tuhan akan mengangkat setiap umat Tuhan ke standar yang lebih tinggi. Banjir biasanya datang tiba-tiba dengan tidak terduga dan silih berganti. Begitu pula dengan hidup setiap umat Tuhan, masalah dapat datang silih berganti. Tetapi Roh Tuhan akan membawa masalah itu dari suatu yang buruk menjadi kebaikan, dan mengangkat standar hidup setiap umat Tuhan ke level yang lebih tinggi. Masalah yang tadinya besar, sekarang menjadi kecil. Bukan karena masalahnya yang diperkecil, tetapi kapasitas umat Tuhan yang diperbesar. Dengan masalah maka hidup dapat bertumbuh.

 

Standar apa saja yang Tuhan mau naikkan dalam hidup setiap umatNya?

1.       Standar keyakinan (Trust):

Ketika menghadapi masalah, Tuhan mau meningkatkan standar keyakinan setiap umat kepadaNya.  Ada perbedaan yang besar antara percaya (believe) dan yakin (trust). Seorang pemain akrobat yang berjalan di atas seutas tali memutuskan untuk menampilkan sebuah aksi yang berbahaya. Dia mau melintasi sebuah puncak bukit yang satu ke puncak bukit yang lain dengan seutas tali. Dua kali dia melakukan aksinya dengan berhasil. Aksi yang terakhir dia meminta seseorang untuk duduk di atas kursinya sambil melintasi tali tersebut. Seorang anak kecil mau menjadi relawan untuk duduk di kursi tersebut. Ternyata anak itu adalah putra dari si akrobat tersebut. Dia yakin kepada ayahnya sehingga mau mempercayakan jiwanya di tangan ayahnya.

Orang percaya bahwa Tuhan bisa menyembuhkan orang sakit, tapi Tuhan mau mengubah kepercayaan menjadi keyakinan. Tuhan mau umatNya bukan hanya percaya saja, tetapi lebih dari itu Dia mau umatNya yakin bahwa Dia mampu menyembuhkan dan memulihkan hidup. Ketika standar keyakinan naik, maka cara pandang juga akan berubah. Masalah yang besar menjadi kelihatan lebih kecil.

2.       Standar pengetahuan:

Hosea 4:6 “My people are destroyed for lack of knowledge: because thou hast rejected knowledge, I will also reject thee, that thou shalt be no priest to me: seeing thou hast forgotten the law of thy God, I will also forget thy children.” Dalam bahasa Indonesia dinyatakan

Hosea 4:6  “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal l  Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu 1  maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran m  Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu. 

Tuhan sudah memberikan pengetahuan untuk semua jawaban hidup. Akan tetapi tidak semua orang menyadarinya. Firman Tuhan adalah merupakan jawaban untuk semua pertanyaan hidup. Tidak cukup hanya membaca saja, tetapi Tuhan mau setiap umatNya untuk menggali firmanNya.  Identifikasi area dalam hidup yang harus ditingkatkan, dan cari jawabannya dari kotbah hamba Tuhan, buku-buku rohani terkait, sehingga pengetahuan dapat ditingkatkan.

3.       Standar tindakan:

Tuhan bukan hanya ingin umatNya menjadi lebih yakin dan berpengetahuan luas, tetapi Dia mau juga setiap umatNya untuk melakukan tindakan. Yakobos 1:22  menyatakan “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman  dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” Tuhan mau umatNya mendengarkan firmanNya dan melakukannya. Jika hal itu dilakukan, maka hidup pasti beroleh kemenangan.

Ketika musuh datang seperti banjir, pada saat itulah Tuhan mau menaikkan standar hidup umatNya. Dia mau standar keyakinan, pengetahuan dan tindakan umatNya meningkat sehingga hidupnya semakin diberkati. Amin.

 

Tuhan Yesus memberkati.