facebook twitter
 
home » news

16 juli 2017 IR 4
Dibuat : 16/07/2017 09:25:18

YOUR IDENTITY

Ps. J. J. Simkoputera BSBA

Ibadah Impact - Pkl. 14.00 WIB – 16 Juli 2017

 

“Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?" Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.” (Yoh. 2: 18-21)

 

 

“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.” (1 Kor 3: 16-17)

 

Bagaimana identitas kita sebagai anak Tuhan yang percaya kepada Yesus Kristus??

Berbicara mengenai identitas, identitas erat kaitannya dengan hubungan/relationship yang kita bangun, hal ini berbicara mengenai dengan siapa saja kita membangun hubungan. Sebagai anak Tuhan seharusnya identitas kita menunjukkan bahwa Yesus adalah Tuhan dan ada dalam hidup setiap kita. Hendaknya kita mengerti dan menghidupi sifat dan karakter Yesus. Iman percaya yang kita bangun di dalam Yesus menjadikan kita pribadi yang berbeda dengan orang banyak.

Banyak orang akhir-akhir ini memiliki iman yang tidak dibangun dalam iman kepada Yesus, tapi dibangun atas dasar apa kata orang. Iman seperti ini adalah iman yang salah. Kekristenan kita bukan sekedar agamawi, namun didasari atas hubungan.

Ada sesuatu yang berbeda jika kita menaruh iman di dalam Kristus, maka kita memiliki identitas Kristus. Dampaknya kita memilki kuasa. Saat kita mengerti siapa Yesus dengan membaca Firman-Nya, kita harus menghidupi apa yang kita percayai. Kuasa yang kita miliki akan menjadikan kita mampu melakukan hal-hal yang besar. Untuk itu alami Yesus dalam hidup Anda!

 

Masa Perjanjian Lama, Bait Allah di Israel sangat dikuduskan. Setiap imam yang melayani Tuhan di Bait Suci tidak boleh sembarangan. Imam Lewi diberi tugas khusus untuk melayani di Bait Suci. Mereka wajib menguduskan diri sebelum melayani. Bait Suci menjadi pusat penyembahan orang Israel.

Pada masa Perjanjian Baru Yesuslah yang menjadi pusat penyembahan. Sewaktu Yesus mati di kayu salib, Ia berteriak, “sudah selesai”. Hal ini mengacu kepada janji-Nya yang tertulis dalam Injil Yohanes 2: 21. Bangunan Bait Suci benar-benar runtuh. Mulai saat itu pusat penyembahan beralih dari Bait Suci kepada Yesus. Untuk itu sembahlah Yesus dan percaya kepada-Nya! Andalkan Yesus dalam segala aspek hidupmu.

 

Mengapa Yesus sangat penting untuk hidup setiap manusia?

1.       Karena kematian Yesus, kita mempunyai akses langsung kepada Bapa.

2.       Yesus tinggal dalam hidup kita, sebab Bait Allah ada di dalam kita. Maka, hidup dan berjalanlah bersama Yesus.

3.       Kita akan menjadi orang-orang yang sangat aman. Sekalipun Tuhan tidak pernah menjanjikan segalanya baik-baik, tapi selama Yesus ada di dalam kita, maka Dia akan menyertai kita. Di dalam Yesus kita punya pengharapan. Ini yang membedakan kita dengan orang yang tidak memiliki Yesus.

4.       Karena kematian Yesus di kayu salib, kita menjadi anak-anak-Nya. Sadari, bahwa kita anak Tuhan Yesus. Kita harus memiliki mental seperti seorang anak, bukan seperti budak.

 

Mengenal Yesus membuat kita mengalami banyak perubahan dalam segala hal. Ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus maka, berusahalah untuk hidup sama seperti Yesus hidup. Iman kita bukan hanya sekedar percaya saja namun sungguh-sungguh mengenal pribadi Yesus dan membangun hidup dalam iman tersebut. Bukan mengenai apa kata orang lagi Yesus itu seperti apa, namun kita bisa mengalami Tuhan secara pribadi, sehingga paradigma yang baru Tuhan berikan, apa yang kita lakukan mencerminkan bahwa kita sungguh-sungguh adalah anak Tuhan.

 

Kenalilah Yesus tidak hanya teori saja tapi alami DIA dalam hidup kita karena identitas kita akan menentukan action, gaya hidup & karakter, serta tujuan hidup kita. Ketika identitas kita benar-benar sebagai anak Tuhan maka dampaknya akan terasa tidak hanya diri kita sendiri melainkan juga berdampak bagi banyak orang.

 

 

 

Amin! God Bless You