facebook twitter
 
home » news

16 juli 2017 IR 1
Dibuat : 16/07/2017 10:57:41

KASIH ITU MEMBERI

Pdm. Sukirno Tarjadi

Ibadah Raya I - Pkl. 07.00 WIB – 16 Juli 2017

Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia: "Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?" Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

(Mat. 22:34-40)

 

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. Ketika seseorang tidak mempunyai hubungan yang baik dengan orang lain maka ada jarak yang tercipta dan mereka lama kelamaan akan kesepian. Kesepian adalah perasaan atau keadaan emosi yang tidak bahagia akibat keinginan untuk memiliki hubungan yang akrab namun tidak mencapainya. Orang yang memiliki teman yang banyak bisa saja mengalami kesepian, karena kesepian lebih dititikberatkan pada kondisi emosi/perasaan seseorang.

Apa yang membuat hidup seseorang bahagia??

Penelitian yang di lakukan The Harvard Study of  Adult Development selama 75 tahun (1938-2013), terhadap 724 orang dan 2000 anak-anak, dilakukan oleh 2 group: Mahasiswa/i Harvard College terhadap Anak-anak dari lingkungan kumuh kota Boston. Hasil dari penelitian tersebut adalah Hubungan yang baik membuat kita lebih sehat dan bahagia.

Dasar dari suatu hubungan adalah KASIH. Tanpa kasih orang akan mengalami kesepian. Kebahagiaan tidak hanya berbicara mengenai harta yang banyak, memiliki kekuasaan, atau mendapatkan kesuksesan/keberhasilan, melainkan tergantung pada kondisi hati yang bahagia karena sesuatu yang diharapkan tercapai. Hubungan yang akrab yang terjalin antara satu dengan yang lainnya yang didasari atas kasih dapat menghasilkan kebahagiaan.

Bukti utama bahwa kita bertumbuh dalam Kristus bukanlah pengalaman doa yang luar biasa, tetapi kasih yang semakin bertambah dalam kerendahan hati terhadap orang lain.

3 kata paling penting dalam bahasa Inggris: LEAVE ME ALONE! Hal ini yang membuat banyak dari mereka merasa kesepian.

Kasih itu MEMBERI. Jika kita mengasihi berarti kita berani untuk memberi.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh. 3:16)

Apa yang dapat kita beri:

1.       WAKTU

Hal pertama yang dapat kita beri adalah waktu. Ada lima (5) bahasa cinta yang kita ketahui, dan salah satunya adalah Waktu selain sentuhan, hadiah, melayani dan kata. Waktu adalah hal yang terbaik dan yang terpenting  yang dapat kita berikan. Waktu berbicara mengenai prioritas yang berkaitan dengan hal-hal penting yang menjadi prioritas kita.

2.       TELINGA

Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; (Yak. 1:19)

Telinga berbicara mengenai mendengar. Ketika kita memberikan telinga kita maka kita akan memberikan perhatian kita untuk fokus mendengarkan (berkaitan dengan perasaan, pikiran, mata).

3.       MAKLUM

Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. (Maz. 103:10-14)

Maklum bukan berarti membenarkan  melainkan memberikan pengertian/pemahaman akan kondisi seseorang, bukan masalah benar atau salah namun bagaimana kita memberikan respon yang benar. Hal ini berkaitan dengan empati kita akan keadaan seseorang.

4.       MAAF

Memberikan maaf berhubungan dengan kerendahan hati, seperti yang Tuhan perintahkan yaitu mengampuni orang yang bersalah kepada kita seperti Tuhan sudah mengampuni kita terlebih dahulu. Pengampunan akan memberikan pemulihan.

Mari belajar untuk mengasihi, kasih yang mau memberi: waktu, telinga, maklum dan maaf kepada sesama kita.

 

Amin! God Bless You