facebook twitter
 
home » news

8 Oktober 2017: IMPACT
Dibuat : 08/10/2017 08:40:12

KUASA TUHAN

Pdt. DR. Anthony Chang, M.Th

Impact - Pkl. 14.00 WIB – 08 Oktober 2017

 

Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya Marta. Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit." Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan." Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus. Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada; tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Mari kita kembali lagi ke Yudea." Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke sana?" … Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: "Lazarus sudah mati; tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. … Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata: "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!" Maka menangislah Yesus. Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!" Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak mati?" Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu. Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati." Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" … Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!" Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi." (Yoh. 11:1-44)

 

Kebangkitan orang mati adalah kejadian yang spektakuler terjadi dalam hidup manusia, karena terhadap kematian kita tidak berkuasa. Sebelum zaman Tuhan Yesus belum ada kebangkitan terjadi, ada kebangkitan dalam kisah nabi Elia, namun pada saat Lazarus dibangkitkan, ia telah mati selama 4 hari, pasti keadaannya sudah bau dan busuk. Tidak ada yang dapat membangkitkan orang mati selain Tuhan Yesus. Pada saat Yohanes di penjara, dia bertanya apakah Yesus adalah Mesias, namun Yesus menjawab “orang kusta disembuhkan, orang mati dibangkitkan” -> hal ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus memiliki kuasa yang tidak dimiliki oleh siapapun di dunia ini. Artinya jika diperhadapkan kepada kita apakah ketika kita datang ke gereja kita dapat bertumbuh, dalam hal ini kita harus jujur kepada diri sendiri dan jujur kepada Tuhan, bagaimana iman kita.

Jangan ragu terhadap kuasa Tuhan. Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu, perlu iman untuk mengerti hal ini.

Bagaimana dengan masalah yang kita hadapi? Sama seperti Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus sebagai sesuatu yang luar biasa maka masalah kita pun sanggup Tuhan pulihkan, sakit penyakit sanggup Tuhan sembuhkan. Apa masalah kita? Tuhan sanggup memberikan jalan keluar, dengan iman kita percaya bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang berkuasa.

Apa yang harus kita lakukan, ketika kita mengerti akan kuasa Tuhan bukan berarti kita dapat meminta/mengklaim dengan sesuka hati, karena ada kehendak Tuhan didalamnya. Apakah yang kita minta adalah kehendak Tuhan, apakah Tuhan berkenan?

Segala sesuatu terjadi karena Tuhan berkenan. Apakah yang kita minta sesuai dengan kehendak Tuhan?

Kekecewaan dan kepahitan dalam hidup seringkali terjadi karena kita belum bisa menerima saat Tuhan berkata tunggu untuk apa yang kita minta. Jawaban Tuhan bisa dalam bentuk iya, tunggu atau tidak. Atas segala sesuatu kita kembalikan kepada kedaulatan Tuhan.

Tidak semua keinginan kita akan diikuti oleh Tuhan. Pikiran Tuhan tidak sama dengan pikiran kita. Pikiran Tuhan tidak terselami.

Tuhan maha tahu akan segala sesuatu. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang selalu memberikan yang terbaik kepada setiap orang yang mengasihi DIA. Ketika Tuhan berkata tidak, bukan berarti Tuhan tidak mengasihi kita, tetapi DIA tahu segala yang terbaik untuk kita.

Jangan mempermainkan Tuhan.

Ketika kita mengetahui kebenaran dan melanggarnya, namun kita berdoa sebagai pembenaran kita maka kita seperti orang yang mempermainkan Tuhan, sebagai contoh ketika kita memiliki kolesterol tinggi namun tetap mengkonsumsi makanan yang berkolesterol tinggi dan kita berdoa agar Tuhan tetap memberikan kesehatan maka kita seolah-olah mempermainkan Tuhan. Ada bagian yang harus kita kerjakan.

Jangan Salah Mengerti Tuhan

Seringkali kita salah mengerti akan kehendak Tuhan, karena apa yang Tuhan berikan sebagai jawaban berbeda dengan apa yang menjadi keinginan kita. Tetap positif dalam menjalani hidup, jangan bersikap negatif.

 

Hidup manusia tidak lepas dari masalah dan persoalan. Sepertinya tidak ada harapan, namun tetaplah percaya kepada Tuhan, ubah cara pandang kita atas persoalan hidup karena Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu bahkan atas kematian. DIA sanggup melakukan segala sesuatu, karena bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Amin! God Bless You